Back

Cara Copy Database e-Faktur

Cara Copy Database e-Faktur

Pentingnya Database e-Faktur

Database e-Faktur merupakan hal terpenting dari aplikasi e-Faktur. Keseluruhan data registrasi, aktivasi dan transaksi yang terjadi ada di dalam database e-Faktur. Jika aplikasi error, Anda masih bisa mengunduh dan menginstall ulang, namun jika database rusak dan Anda tidak memiliki backup, maka Anda harus memulai lagi dari nol. Tentu merupakan suatu hal yang merepotkan bukan ? Anda harus kembali mengulang dan mengingat detail transaksi untuk masing-masing data faktur.

Mengingat pentingnya peran database e-Faktur, mari kita bahas sedikit mengenai database e-Faktur salah satunya cara copy database e-Faktur sebagai langkah untuk mengantisipasi hilangnya database Anda. 

Cara Copy Database e-Faktur

Cara copy database e-Faktur dibagi menjadi dua kategori, dalam satu PC/ komputer yang sama dan copy database ke komputer yang berbeda. Cara copy database penting diketahui oleh para Pengusaha Kena Pajak sebagai bagian dari langkah untuk membackup dan merestore database pada aplikasi e-Faktur. 

Cara Copy Database e-Faktur Dalam Satu Komputer

  • Jika Anda mendownload aplikasi e-Faktur Desktop, secara otomatis akan terbentuk folder database “db” yang ada satu lokasi dengan folder backup, log dan etaxinvoice.exe
  • Ketika Anda harus mengcopy database e-Faktur ini ke lokasi yang berbeda, klik kanan pada folder “database “db” kemudian pilih copy. Anda juga dapat mengklik folder “db” kemudian tekan CTRL + C pada keyboard Anda. 
  • Masuk ke lokasi yang Anda inginkan. Klik kanan di lokasi baru, kemudian pilih paste. Secara otomatis folder “db” yang sudah Anda copy tadi akan muncul di lokasi baru yang sudah Anda tentukan. 

Cara Copy Database e-Faktur ke Komputer yang Berbeda

  • Database e-Faktur terletak dalam folder db, satu folder dengan etaxinvoice.exe 
  • Secara otomatis, aplikasi e-Faktur akan membentuk backup database di folder backup dalm bentuk file terkompresi dalam format zip.
  • Aplikasi e-Faktur tersebut akan membentuk file backup database setiap kali kita menutup aplikasinya. Namun tidak jelas kapan aplikasi e-Faktur akan membentuk file backup databse, jadi sangat disarankan Anda membackup database secara manual. 
  • Cara copy database e-Faktur ke komputer lain, cukup dengan menimpa folder db yang lama atau dengan merename “db” yang lama dengan nama yang lain, baru meletakkan hasil copy-an data db e-Faktur, lalu tinggal menjalankan aplikasi seperti biasa. 

Cara Backup dan Restore Database e-Faktur

Selain cara copy database e-Faktur, penting juga untuk mengetahui cara backup dan merestore database e-Faktur. Misalnya ketika database e-Faktur kita corrupt, atau ketika Anda salah mengkreditkan pajak masukan. Jika Anda berada dalam situasi ini, penting untuk mengetahui cara merestore database e-Faktur Anda. Diantaranya : 

  • Tutup aplikasi e-Faktur Anda 
  • Rename folder “db”, misalnya menjadi db1 
  • Buka folder backup, pilih file backup terbaru yang kemungkinan besar memiliki database yang masih normal. 
  • Extract hingga terbentuk folder db 
  • Pindahkan folder db hasil extract ke folder e-Faktur. 
  • Jika anda melakukan backup manual, Anda dapat langsung menjalankan langkah ini dengan folder db yang sudah Anda backup manual sebelumnya. Jalankan etaxinvoice.exe, maka Anda akan kembali ke posisi semula sebelum database corrupt atau sebelum Anda salah menginput pajak masukan. 

Cara Backup Database e-Faktur secara Manual

Cara backup database e-Faktur secara manual adalah dengan copy database e-Faktur ke flash disc. Yang perlu diperhatikan, aplikasi e-Faktur harus ditutup (tidak dijalankan) saat Anda mencopy folder db, karena jika dicopy saat aplikasi berjalan dapat menyebabkan database corrupt.

The post Cara Copy Database e-Faktur appeared first on OnlinePajak.


27/12/2019 8:06:25 Sudah Dibaca Oleh 1 Pengunjung
Baca Artikel Lainnya
1762 cara-copy-database-e-faktur