Back

Cara Memperoleh Sertifikat Elektronik e-Faktur

Cara Memperoleh Sertifikat Elektronik e-Faktur

Definisi Sertifikat Elektronik

Merujuk pada SE-20/PJ/2014, sertifikat elektronik adalah sertifikat yang memuat tanda tangan elektronik dan identitas status subjek hukum para pihak, dalam transaksi elektronik yang dikeluarkan oleh penyelenggara sertifikasi.

Sertifikat elektronik merupakan salah satu elemen penting bagi Pengusaha Kena Pajak (PKP) dalam membuat faktur pajak elektronik. Sertifikat elektronik diberikan DJP kepada PKP sebagai bukti otentifikasi pengguna layanan pajak secara elektronik. Lantas, bagaimana cara mendapatkan sertifikat ini?

Cara Memperoleh Sertifikat Elektronik e-Faktur       

Berikut adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan PKP untuk mendapatkan sertifkat elektronik e-Faktur:

1. Mengajukan surat permintaan sertifikat elektronik yang telah ditandatangi dan diberi cap perusahaan oleh pengurus PKP dan disampaikan secara langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat PKP dikukuhkan, dan tidak boleh dikuasakan ke pihak lain.

Untuk memperlancar kegiatan pendaftaran, wajib pajak disarankan menyiapkan email dan passprase (password untuk sertifikat digital) yang akan digunakan dalam pendaftaran sertifikat digital.

2. Surat permintaan serifikat elektronik ditandatangani dan disampaikan pengurus PKP yang bersangkutan secara langsung ke KPP tempat PKP dikukuhkan dan tidak diperkenankan untuk dikuasakan ke pihak lain.

3. Pengurus PKP adalah orang yang mempunyai wewenang ikut menentukan kebijaksanaan dan/atau mengambil keputusan dalam menjalankan perusahaan sebagaimana dimaksud dalam UU KUP dan namanya tercantum dalam SPT tahunan PPh Badan tahun pajak sebelum tahun diajukannya surat permintaan sertifikat elektronik.

4. SPT Tahunan PPh Badan yang telah jatuh tempo harus sudah disampaikan ke KPP dengan dibuktikan asli SPT Tahunan PPh Badan beserta bukti penerimaan surat/tanda terima pelaporan SPT.

5. Pengurus yang namanya tidak tercantum dalam SPT Tahunan PPh Badan harus menunjukkan surat asli pengangkatan pengurus yang bersangkutan dan menunjukkan asli akta pendirian perusahaan sebagai permanent establishment dari perusahaan induk di luar negeri dan menyerahkan fotokopi dokumen tersebut.

6. Pengurus harus menunjukkan kartu identitas berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK), serta menyerahkan fotokopi dokumen tersebut.

7. Jika pengurus merupakan Warga Negara Asing (WNA), harus menunjukkan paspor asli, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) asli, atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) asli dan menyerahkan fotokopi dokumen tersebut.

8. Menyampaikan softcopy pas foto terbaru yang disimpan dalam compact disc (CD) sebagai kelengkapan surat permintaan sertifikat elektronik.

9. Seluruh berkas persyaratan diberikan ke petugas khusus yang bertugas di Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) di KPP tempat PKP dikukuhkan.

10. Persetujuan sertifikat akan dikirim melalui email yang sudah didaftarkan.

Syarat Perpanjangan Sertifikat Elektronik

Berdasarkan Pasal 6 PER-28/PJ/2015, masa berlaku sertifikat elektronik adalah 2 tahun dihitung sejak tanggal sertifikat elektronik diberikan.

Opsi untuk memperpanjang sertifikat elektronik pada KPP biasanya sudah muncul 3 minggu sebelum masa berlaku sertifikat elektronik berakhir. Jadi, untuk melakukan perpanjangan tidak perlu menunggu sampai masa berlaku sertifikat habis.

Berikut ini beberapa dokumen yang harus dilampirkan dalam perpanjangan sertifikat elektronik berdasarkan PER-28/PJ/2015

Persyaratan perpanjangan sertifikat elektronik untuk badan, cabang dan joint operation (BD/CAB/JO) 

  • Surat Permintaan Sertifikat Elektronik.
  • Surat Pernyataan Persetujuan Penggunaan Sertifikat Elektronik, bermeterai.
  • e-KTP/Paspor/KITAS/KITAP asli Pengurus.
  • Fotokopi e-KTP/Paspor/KITAS/KITAP Pengurus.
  • Kartu Keluarga asli pengurus.
  • Fotokopi kartu keluarga pengurus.
  • Softcopy pas foto terbaru pengurus.
  • SPT asli tahunan badan.
  • Bukti penerimaan surat/tanda terima pelaporan SPT Tahunan PPh Badan.
  • Nama pengurus tercantum dalam SPT Tahunan PPh Badan.

Tambahan persyaratan dalam hal pemohon adalah PKP cabang:

  • Fotokopi SPT Tahunan PPh Badan pusat.
  • Asli penunjukan dari pengurus pusat untuk PKP cabang.
  • Fotokopi penunjukan pengurus pusat untuk PKP cabang.

Tambahan persyaratan dalam hal pemohon adalah PKP bentuk kerja sama operasi:

  • Fotokopi SPT Tahunan PPh seluruh anggota bentuk kerjasama operasi.
  • Asli akta kerja sama operasi.
  • Fotocopy akta kerja sama operasi.

 

The post Cara Memperoleh Sertifikat Elektronik e-Faktur appeared first on OnlinePajak.


27/12/2019 8:06:25 Sudah Dibaca Oleh 1 Pengunjung
Baca Artikel Lainnya
2963 cara-memperoleh-sertifikat-elektronik-e-faktur