Back

Cara Update e-Faktur

Cara Update e-Faktur

Update e-Faktur Secara Berkala

e-Faktur adalah aplikasi pembuatan faktur pajak elektronik yang harus diperbarui secara berkala. Artikel kali ini akan membantu Anda memahami cara update e-Faktur yang paling mudah dipahami. Namun, sebelum mengulas cara update e-Faktur, ada baiknya kita memahami apa itu e-Faktur dan cara kerjanya.

Mengenal Aplikasi e-Faktur Desktop 

Aplikasi e-Faktur merupakan sebuah software tampilan desktop milik Ditjen Pajak yang harus diunduh dan diunggah pada perangkat komputer pengguna.

Aplikasi e-faktur telah mengalami beberapa kali pembaruan yaitu dari versi 2.0 menjadi versi 2.1 pada 7 Mei 2018. Berikut ini keunggulan aplikasi e-Faktur desktop versi 2.1 dibandingkan versi sebelumnya. 

Keunggulan Aplikasi e-Faktur Terbaru

Untuk mendapatkan pengalaman membuat e-Faktur yang lebih baik, Anda harus selalu memperbarui versi terbaru e-Faktur desktop. Perlu Anda ketahui, dalam setiap pembaruan, Ditjen Pajak pun selalu melakukan penyempurnaan dan perbaikan dari versi sebelumnya.

Misalnya, saat terjadi update dari e-Faktur 2.0 menjadi e-Faktur 2.1, Ditjen Pajak melakukan penyempurnaan sebagai berikut:

  • Menyelesaikan beberapa permasalahan seperti gagal impor faktur dari cabang, gagal cetak faktur melalui client.
  • Penambahan field untuk memasukkan NIK dalam hal lawan transaksi tidak memiliki NPWP.
  • Penambahan fungsi ekspor data retur dokumen lain pajak keluaran dan retur dokumen lain pajak masukan.

Tata Cara Update e-Faktur

Sekarang, mari kita bahas cara update e-Faktur terbaru. Sebelum melakukan update, aplikasi e-Faktur,pastikan telah melakukan backup database. Nah, berikut ini panduan selengkapnya baik untuk windows 64 bit dan windows 32 bit.

Windows 64 bit

  1. Download seluruh file yang terdapat di folder update e-Faktur sesuai sistem operasi. Selanjutnya, Anda akan menemukan empat bagian installer. Kemudian, letakkan seluruh file dalam 1 folder khusus di PC Anda.
  2. Untuk menyatukan seluruh bagian file, cukup klik dua kali atau jalankan file EXE yang berukuran 201KB. Tersedia pilihan untuk memilih folder tujuan. Untuk memudahkan, pilih folder yang serupa dengan folder asal file. Jika ingin mengubah folder tujuan, cukup klik tombol (…) kemudian pilih folder yang dituju. Selanjutnya pilih Extract.
  3. Hasil ekstrak adalah satu file tipe Application (EXE) dengan ukuran sekitar 133 MB. Klik dua kali untuk membuka file ini. Pilih/Browse folder tujuan, kemudian pilih Extract.
  4. Jika proses pada poin di atas dapat berjalan dengan sukses, akan terbentuk satu folder aplikasi berisi aplikasi e-Faktur Desktop versi 2.1
  5. Salin folder database dari aplikasi e-Faktur Desktop versi sebelumnya ke folder aplikasi e-Faktur Desktop versi 2.1, kemudian double click  file ETaxInvoiceUpd.exe untuk memperbarui program dan database.
  6. Ganti nama file EtaxInvoiceUpd.exe menjadi EtaxInvoiceUpd_old.exe. 
  7. Klik 2x file EtaxInvoice.exe untuk memulai program e-Faktur Desktop versi 2.1

Windows 32 bit

  1. Setelah anda mengunduh file e-Faktur, silakan lakukan extract data terlebih dahulu
  2. Selanjutnya klik dua kali file efaktur-V2.1_Windows_32bit.exe. Kemudian klik Extract
  3. Buka folder hasil extract e-Faktur, disini kita buka folder e-Faktur yang 32 bit
  4. Kemudian copy folder database yang berada di dalam aplikasi e-Faktur versi sebelumnya
  5. Selanjutnya paste folder database yang sudah dicopy dari folder e-Faktur lama ke folder aplikasi e-Faktur terbaru
  6. Jalankan file Etaxinvoiceupd.exe untuk mengupdate konfigurasi database
  7. Kemudian jalankan file Etaxinvoice.exe pada folder e-Faktur terbaru

The post Cara Update e-Faktur appeared first on OnlinePajak.


27/12/2019 8:06:25 Sudah Dibaca Oleh 1 Pengunjung
Baca Artikel Lainnya
2859 cara-update-e-faktur